TEKNIK ASOSIASI BEBAS SEBAGAI UPAYA MENGHILANGKAN GANGGUAN TRAUMA TERHADAP KEKERASAN BAGI SISWA

Main Article Content

Badrullah Bakri Badru

Abstract

Kekerasan dapat diartikan sebagai tindakan yang disengaja atau tidak disengaja dan dapat merusak orang lain baik itu fisik, mental, sosial dan ekonomi yang dapat melanggar hak asasi manusia, yang bertentangan dengan nilai-nilai dan norma-norma masyarakat sehingga berdampak trauma psikologis bagi korban. PTSD (post-traumatic stress disorder) atau gangguan stres pasca trauma adalah kondisi kejiwaan yang dipicu oleh kejadian tragis yang pernah dialami atau disaksikan. Teknik asosiasi bebas mengupayakan konseli untuk menjernihkan atau mengikis alam pikirannya dari alam pengalaman dan pemikiran sehari-hari, sekarang, sehingga konseli mudah mengungkapkan pengalaman masa lalunya.

Article Details

How to Cite
Bakri Badru, B. (2020). TEKNIK ASOSIASI BEBAS SEBAGAI UPAYA MENGHILANGKAN GANGGUAN TRAUMA TERHADAP KEKERASAN BAGI SISWA. JURNAL SIPATOKKONG BPSDM SULSEL, 1(3), 276-280. Retrieved from http://ojs.bpsdmsulsel.id/index.php/sipatokkong/article/view/90
Section
Articles

References

Atikah. (2015). METODE DAN TEKNIK BIMBINGAN KONSELING ISLAMI UNTUK MEMBANTU PERMASALAHAN PADA ANAK. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 141-166.

Hatta, K. (2015). PERAN ORANG TUA DALAM PROSES PEMULIHAN TRAUMA ANAK. Internasional Journal of Child and Gender Studies, 1(2), 57-74.

Nugroho, A. F. (2018). TEORI-TEORI BIMBINGAN KONSELING DALAM PENDIDIKAN (TEORI PSIKOANALISIS, TEORI BERPUSAT PADA KLAIEN DAN TEORI BEHAVIORISTIK). Jurnal Tawadhu, 2(1), 428-446.

Nur Cholifa Mulud Diyah., A. I. (2016). KEKERASAN DALAM PENDIDIKAN (STUDI FENOMENOLOGI PERILAKU KEKERASAN DI PANTI REHABILITASI SOSIAL ANAK). Jurnal Pradigma, 04(03), 1-12.

Nuraini, F. (2016). MODEL PENYADARAN ORANG TUA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INTERAKSI DALAM UPAYA MEMINIMALISIR TERJADINYA KEKERASAN PADA ANAK. Jurnal Ilmiah Kependidikan, X(1).

Solichah, M. (2013). ASSESMENT POST TRAUMATIC STRESS DISORDER (PTSD) PADA PEREMPUAN KORBAN PERKOSAAN (ACQUAINTANCE RAPE). Jurnal Humanitas, X(1), 87-102.

Sujadi, E. (2015). KONSELING PANCAWASKITA UNTUK MEMBENTUK PROBLEM fOCUSED COPING. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 3(1), 7-15.

TamsIl Muis., M. S. (2011). BENTUK, PENYEBAB, DAN DAMPAK DARI TINDAK KEKERASAN GURU TERHADAP SISWA DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR DARI PERSPEKTIF SISWA DI SMPN KOTA SURABAYA : SEBUAH SURVEY. Jurnal Psikologi, 1(2), 63-73.

Tentama, F. (2014). DUKUNGAN SOSIAL DAN POST- TRAUMATIC STRESS DISORDER PADA REMAJA PENYINTAS GUNUNG MERAPI. Jurnal Psikologi Undip, 13(2), 133-138.

Wahidah, E. Y. (2017). RESISTENSI DALAM PSIKOTERAPI TERHADAP TRAUMA KDRT PADA ANAK (PERSPEKTIF PSIKOANALISA). Jurnal Al Murabbi, 3(2), 159-177.

Wahyuni, H. (2016). FAKTOR REASIKO GANGGUAN STRESS PASSCA TRAUMA PADA ANAK KORBAN PELECEHAN SEKSUAL. Jurna Ilmiah Kependidikan, X(1).