PERSEPSI SISWA SMP TENTANG KOMPETENSI GURU

Main Article Content

Tarmuji Anto

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendiskripsikan persepsi siswa tentang kompetensi guru yang baru menyelesaikan pelatihan dasar calon pegawai negeri sipili (CPNS) yang meliputi kompetensi pedagogi, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial serta kompetensi profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogi mendapat 87,75%, kompetensi kepribadian 85,94%, kompetensi sosial 86,39% serta kompetensi profesional 89,21%. Dilihat dari persentase persepsi siswa tentang kompetensi guru yang baru menyelesaikan pelatihan dasar CPNS memiliki kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka diharapkan bahwa kedepannya mutu pendidikan di Jakarta hususnya akan lebih baik lagi dikarenakan kompetensi yang dimiliki oleh para guru-guru muda yang belum lama mengikuti pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil telah dipersepsikan oleh siswanya dengan hasil sangat baik. Yang pada gilirannya proses belajar mengajar disekolah yang guru-gurunya memiliki kompetensi sesuai harapan siswa akan menghasilkan outcome atau hasil belajar yang sangat baik pula.

Article Details

How to Cite
Anto, T. (2020). PERSEPSI SISWA SMP TENTANG KOMPETENSI GURU. JURNAL SIPATOKKONG BPSDM SULSEL, 1(3), 209-218. Retrieved from http://ojs.bpsdmsulsel.id/index.php/sipatokkong/article/view/50
Section
Articles

References

Anggraini, R. (2016). Hubungan antara Persepsi Siswa terhadap Kompetensi Guru Kimia dan Motivasi Akademik dengan Prestasi Belajar Kimia. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 5(1), 1–12.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Ashsiddiqi, M. H. (2012). Kompetensi Sosial Guru Dalam Pembelajaran Dan Pengembangannya. Ta’dib, 17(01), 61–71.

Atikah, S. A. (2016). Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Guru, Konsep Diri Dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IPS Semester Genap SMA Negeri 1 Way Tenong Lampung Barat Tahun Ajaran 2015/2016. Bandar Lampung, Skripsi tidak diterbitkan: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung.

Azzahra, A. F. (2015). Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di SMP Plus Al-Kaustar Blimbing Malang. Malang, Skripsi, tidak diterbitkan: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana MalikIbrahim, Malang.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Darmadi, H. (2015). Tugas, Peran, Kompetensi, dan Tanggung Jawab menjadi Guru Profesional. Jurnal Edukasi, 13(2), 161–174.

Desmita. (2012). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Dudung, A. (2018). Kompetensi Profesional Guru. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga Dan Pendidikan), 5(1), 9–19. https://doi.org/10.21009/jkkp.051.02

Firdaus, D. F. (2020). Pengaruh Persepsi Siswa tentang Kompetensi Profesional Guru dan Kompetensi Sosial Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMAN 1 Kuningan. Jurnal Syntax Idea, 2(2), 12–17.

Hanurawan, F. (2015). Psikologi Sosial Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Moeheriono. (2012). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Mulyasa, E. (2015). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nur, A. A. (2014). Meningkatkan kompetensi pedagogik guru di SD. Jurnal Administrasi Pendidikan, 2(1), 65–72. Retrieved from ejournal.unp.ac.id/index.php/bahana/article/viewFile/3735/2970

Permendiknas No.16. (2007). tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Jakarta: Kemendiknas RI.

Rohaini, R. A., Hidayat, N., & Sutisna, E. (2019). Evaluasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Dalam Mendukung Terwujudnya Sumberdaya Manusia Profesional Berkarakter. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(1), 692–699.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhadi, E., Mujahidin, E., Bahruddin, E., & Tafsir, A. (2014). Pengembangan Motivasi dan Kompetensi Guru dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di Madrasah. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 42. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v3i1.570

Sumantri, B. A., Abdullah, I., & Nurlaila. (2019). Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa di MTS Ar-Riyadh 13 Ulu Palembang. Jurnal PAI Raden Fatah, 1(3), 294–309.

Ummah, K. (2013). Analisis Kompetensi Guru Matematika Berdasarkan Persepsi Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo, 1(1), 51–60.

UU No. 14. (2005). tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Sekretariat Negara RI.

Zulganef. (2013). Metode Penelitian Sosial dan Bisnis. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Zulhimma. (2015). Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah, 22(2), 347–368.