e-Coaching: Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pengembangan Pemimpin Perubahan

Main Article Content

Badrullah, S.Pd., M.Pd.

Abstract

Pemimpin masa depan akan memiliki kesempatan untuk belajar dengan cara yang tidak dapat dibayangkan di masa lalu. Mereka akan memasuki jaringan luas yang menghubungkan hampir semua akumulasi pengetahuan manusia. Jaringan ini telah disebut pikiran global. Sayangnya, ketika jumlah informasi dalam pikiran global meningkat, tantangan untuk mengakses informasi yang bermakna tumbuh. e-Coaching akan membutuhkan keseimbangan antara menghargai potensi visi yang luar biasa dan mengenali tantangan untuk mengubah visi ini menjadi kenyataan praktis. Tantangan dari e-coach adalah mengenali realitas yang ada, memaksimalkan potensi manfaat, dan meminimalkan potensi biaya. Eksekutif masa depan akan dapat dengan mudah mengakses para pemimpin pemikiran yang merupakan pakar dunia di hampir semua masalah yang relevan. E-coach masa depan akan menjadi konsultan pembelajaran individual. E-coach tidak harus memiliki pengetahuan yang dibutuhkan oleh klien. E-coach perlu membantu klien menemukan pengetahuan yang dibutuhkan.

Article Details

How to Cite
Badrullah, S.Pd., M.Pd. (2021). e-Coaching: Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pengembangan Pemimpin Perubahan. JURNAL SIPATOKKONG BPSDM SULSEL, 2(4), 451-462. Retrieved from http://ojs.bpsdmsulsel.id/index.php/sipatokkong/article/view/145
Section
Articles

References

Emery, E. (2017). Leadership, Decision-Making, and Ethical Behavior. Journal of Business & Economic Policy, 4(1), 41–49.

Florence M. Stone. (2007). Coaching, Counseling & Mentoring. American Management Association.

Gavriel, J. (2014). Coaching skills. Education for Primary Care, 25(3), 168–170. https://doi.org/10.4324/9780203965269-7

Goldsmith, M., & Lyons, L. S. (2006). Coaching for Leadership: The Practice of Leadership Coaching from the World’s Greatest Coaches. Organization Studies, 36(11), 1485–1505. http://www.amazon.com/dp/0787977632

Grigoropoulos, J. E. (2019). The Role of Ethics in 21st Century Organization. International Journal of Progressive Education, 15(2), 167–175. https://doi.org/10.29329/ijpe.2019.189.12

Hawkins, P., & Smith, N. (n.d.). Coaching, mentoring and organ izational consultancy.

Hellriegel, D., & John W. Slocum, J. (2011). Organizational Behavior. South-Western Cengage Learning.

Holliday, M. (2001). Coaching , Mentoring and Managing. The Career Press, Inc.

Megginson, D., & Clutterbuck, D. (2004). Techniques for Coaching and Mentoring. Techniques for Coaching and Mentoring. https://doi.org/10.4324/9780080470580

Rohmah, A. F., Sudana, I. M., & Prihatin, T. (2020). The Implementation of Coaching and Mentoring on Basic Training For Civil Servant Candidates (CPNS) in Religious Education and Training Center Semarang. Educational Management, 9(1), 101–109.

Schwartz, B. (2015). The Paradox of Choice. In Positive Psychology in Practice: Promoting Human Flourishing in Work, Health, Education, and Everyday Life: Second Edition. https://doi.org/10.1002/9781118996874.ch8

Sijabat, R., & Pramudianto, P. (2019). Efektifitas Executive Coaching Pada Tipe Kepemimpinan Transformasional Dan Transaksional. Jurnal Administrasi Bisnis, 8(2), 101–110. https://doi.org/10.14710/jab.v8i2.25257

Simon, G. E., Cutsogeorge, D., Ludman, E. J., Operskalski, B., Goodale, L. C., Savarino, J., Dykstra, D. M., Pabiniak, C., & Stone, E. (2011). An online recovery plan program: Can peer coaching increase participation? Psychiatric Services, 62(6), 666–669. https://doi.org/10.1176/ps.62.6.pss6206_0666

Starr, J. (2012). Brilliant Coaching. 200.

Stenbom, S. (2015). Online Coaching as a Relationship of Inquiry: Exploring One-to-One Online Education. Universitetsservice US-AB,.

Suyono. (2015). Peran Coach dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Diklat Kepemimpinan. Jurnal Pendidikan Humaniora, 3 No.3(3), 172–177.

Whitworth, L., Kimsey, K., Kimsey, H., & Sandahl, P. (2007). Co-Active Coaching: New Skill For Coaching People. In Davies-Black (Vol. 53, Issue 9).