Upaya Peningkatan Minat Baca Peserta Didik melalui Perbaikan Sistem Literasi Sekolah

Main Article Content

Arman Arsyad

Abstract

Berbagai data yang  menunjukkan  bahwa  Masyarakat  In@nesia  khususnya  Peserta  Didik mempunyai min at baca yang masih rendah, seperti Laporan  United  Nations Educational,  Scientific and Cultural Ognization (UNESCO) yang me  takan  bahwa  minat  baca  anak  Indonesia  hanya sebesar 0.01 persen, hal ini b ermakna bahwa  dari  10.000  anak  Indonesia  hanya  terdapat  l  anak yang min at bacanya tinggi. Rendahnya min at baca tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor secara internal dari individu tersebut seperti rendahnya kesadaran orang tua maupun faktor eksternal seperti dukungan masayarakat sistem yang berlaku khusmsnya di Lembaga Pendidikan Formal.  Meskipun  demikian,  faktor  lain  yang  menjadi  inti  artikel  ini   adalah  adanya  Tahapan Lite rasi yang keliru yang  sangat  besar  pengaruhnya  terhadap  Min at  baca  seseorang,  seperti tahapan mengenal baca tulis di  jenjang  pendidikan  dasar  tidak  dibarengi  dengan  upaya  massif untuk meningkatkan ketahapan minat baca peserta  didik  yang  lebih  baik,  seperti  kegiatan perlombaan menulis dan menelaah hasil bacaan yang sexuai min at mereka. Terdapat tiga Upaya meningkatkan Minat bara melalui perbaikan sistem Literasi diantaranya adalah ; (1) mengadaptasi perpusrakaan dengan karakterislik stakeholders satuan pendidikan; (2) mengemb angkan  program lomba literasi; dan (3) menyiapkan bahan bacaan dengan  judul  yang  sesuai  min at  baca  peserta didik. Sehingga dengan demikian, dengan min at baca yang tinggi maka akan  melahirkan  stbuah budaya  literasi  akronim  dari  kata  Lihat/ Baca,  Telaah,  Rasakan  dan  Sikap/ Perilaku  yang sesuai harapan bersama.

Article Details

How to Cite
Arsyad, A. (2021). Upaya Peningkatan Minat Baca Peserta Didik melalui Perbaikan Sistem Literasi Sekolah. JURNAL SIPATOKKONG BPSDM SULSEL, 2(1), 161-167. Retrieved from http://ojs.bpsdmsulsel.id/index.php/sipatokkong/article/view/114
Section
Articles

References

Damayantie, A. R. (2015). Literasi Dari Era Ke Era. Sasindo: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 1–10. http://103.98.176.9/index.php/sasindo/article/view/2076/1652

Herlina, E. S. (2019). Membaca Permulaan Untuk Anak Usia Dini Dalam Era Pendidikan 4.0. Jurnal Pionir Universitas Asahan, 5(4), 332–342.

Imran, H. A. (2010). Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Masyarakat Pedesaan. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 19, 153–164.

Jessica, V., Halis, A., Ningsi, D. W., Virginia, G. F., & Syahidah, . (2017). Pemberantasan Buta Aksara untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Masyarakat Sekitar Hutan Desa Manipi, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa. Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 136. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.3.2.136-142

Lase, D. (2019). Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0. SUNDERMANN Jurnal Ilmiah Teologi Pendidikan Sains Humaniora Dan Kebudayaan, 1(1), 28–43. https://doi.org/10.36588/sundermann.v1i1.18

Ngurah Suragangga, I. M. (2017). Mendidik Lewat Literasi Untuk Pendidikan Berkualitas. Jurnal Penjaminan Mutu, 3(2), 154. https://doi.org/10.25078/jpm.v3i2.195

Novianty, A., & Rochman Hadjam, M. N. (2017). Literasi Kesehatan Mental dan Sikap Komunitas sebagai Prediktor Pencarian Pertolongan Formal. Jurnal Psikologi, 44(1), 50. https://doi.org/10.22146/jpsi.22988

Rachmad, A., Fachrizal, M. S., Firdausi, P., Lingkungan, T., Sipil, T., & Industri, T. (n.d.). ARISAN BACA TULIS: PEMBERANTASAN BUTA AKSARA MELALUI METODE ARISAN YANG UNIK DAN MENYENANGKAN. 1–9.

Rodiyah, R. R. (2018). Alternatif Pemberantasan Buta Aksara Bagi Kaum Perempuan Berbasis Masjid. Jurnal Ilmiah Syi’ar, 18(2), 1. https://doi.org/10.29300/syr.v18i2.1675

Rusni, Putri, N. A. D., & Nazaki. (n.d.). Pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Aksara Di Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan. 1–17.

Shanti, W. N., Sholihah, D. A., & Martyanti, A. (2017). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Problem Posing. LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan), 8(1), 48. https://doi.org/10.21927/literasi.2017.8(1).48-58

Warsihna, J. (2016). Menulis Dengan Teknologi Informasi Improve Reading and Writing Literacy With Information (TIK). Kwangsan, 4(2), 67–80.

Wijaya, E. Y., Sudjimat, D. A., & Nyoto, A. (2016). Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Global. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika.